Haru! Warga Negara Asing Asal Cina Jadi Mualaf, Ucapkan Syahadat di Mushola Polsek Kalijati di Pimpin IPTU Abah Budiman 

SUBANG – Momen penuh haru dan keberkahan terjadi di Musholla Polsek Kalijati, Polres Subang, Kamis pagi (08/10/2026). 

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Cina bernama Jhonlie resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, disaksikan langsung oleh para santri Pondok Pesantren Madinah Daarul Barokah, serta dipimpin langsung oleh Kapolsek Kalijati, IPTU Abah Budiman, S.H., bersama Panit Lantas Polsek Kalijati, AIPDA Boby Topana.

Momen ini bertepatan dengan rangkaian kegiatan Polsek Kalijati Bersholawat yang digelar Polres Subang.

Kapolres Subang, AKBP. Andi Purwanto, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kalijati, IPTU Abah Budiman, S.H., mengatakan bahwa setiap orang yang menerima hidayah untuk memeluk Islam merupakan anugerah besar yang patut disyukuri bersama oleh seluruh umat Muslim.

“Ini adalah hidayah yang luar biasa. Kami dari Polsek Kalijati merasa bersyukur atas bertambahnya saudara seiman di wilayah Kecamatan Kalijati ini,” ujar Abah Budiman, sapaan akrab Kapolsek Kalijati yang juga dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah (MADABA) Purwakarta.

Abah Budiman menjelaskan bahwa proses pengucapan dua kalimat syahadat bukan hanya menjadi simbol perpindahan keyakinan, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan panjang dalam memahami dan menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh.

“Menjadi Muslim bukan hanya berhenti pada syahadat, tetapi juga bagaimana seseorang belajar menjalankan ibadah, akhlak, dan nilai kehidupan Islami dengan istiqomah,” jelas IPTU Abah Budiman.

Sementara itu posesi syahadat dipimpin langsung oleh IPTU Abah Budiman. Dengan bimbingan penuh kesabaran, Jhonlie yang kini berganti nama menjadi Muhammad Jhonlie melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar dan penuh keyakinan sebagai tanda resmi keislamannya di hadapan para saksi.

“Kami akan terus mendampingi saudara kita ini agar dapat belajar Islam secara bertahap, memahami dasar-dasar agama, dan menjalani kehidupan baru dengan tenang,” ungkap Kapolsek Kalijati.

Lebih lanjut, Abah Budiman menegaskan bahwa dirinya selalu membuka ruang pembinaan bagi para mualaf, termasuk warga negara asing, agar mereka merasa diterima dan mendapatkan pendampingan yang tepat dalam memahami ajaran Islam.

“Saya berharap Muhammad Jhonlie ini dapat menjalani kehidupan barunya sebagai seorang Muslim dengan penuh keberkahan, ketenangan, dan semangat untuk terus belajar,” pungkasnya.

Momen mualafnya WNA asal Cina di Mapolsek Kalijati ini menjadi bukti bahwa Polsek Kalijati tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi rumah yang penuh keberkahan dan cahaya hidayah bagi masyarakat.(Asep apung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *