Geram Debu Pabrik Bikin Gatal dan Sesak Napas, Puluhan Warga Kampung Ciela Desa Kadawung Geruduk Pabrik Granit SPS.

KADAWUNG, PABUARAN, SUBANG – Puluhan warga Kampung Ciela, Desa Kadawung, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang menggelar aksi unjuk rasa ke Pabrik Granit SPS yang berada di Desa Kadawung, Selasa (14/10/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh keresahan warga akibat limbah debu dari aktivitas pabrik granit yang beterbangan ke pemukiman warga dan diduga mencemari lingkungan.

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, dan pemuda Kampung Ciela mendatangi gerbang pabrik sambil membentangkan berteriak dan sempat saling dorong dwngan pihak satpam pabrik. Mereka menuntut pihak pabrik bertanggung jawab atas pencemaran debu yang sudah berlangsung lama.

Menurut warga, debu tebal dari pabrik granit SPS setiap hari beterbangan masuk ke rumah-rumah warga, menempel di makanan, pakaian, dan perabotan rumah. Akibatnya, banyak warga mengalami keluhan kesehatan.

“Kami sudah tidak tahan, tiap hari menghirup debu dari pabrik granit. Debunya tebal masuk ke rumah. Akibatnya banyak warga yang gatal-gatal, batuk-batuk, dan sesak pernapasan, terutama anak-anak dan lansia,” teriak salah seorang orator aksi di depan pabrik.

Warga menilai pihak pabrik tidak memiliki sistem pengelolaan limbah debu yang baik dan abai terhadap kesehatan lingkungan sekitar.

“Kami menuntut pabrik SPS segera memasang penyaring debu atau cerobong yang layak. Jangan hanya mementingkan keuntungan tapi warga yang jadi korban. Kalau tidak ada itikad baik, kami akan aksi lebih besar dan lapor ke DLH Subang,” tegas koordinator aksi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Pabrik Granit SPS belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga. Aparat dari Polsek Pabuaran dan Satpol PP yang berada di lokasi berupaya menenangkan massa dan memfasilitasi mediasi antara warga dan pihak pabrik.

Warga mengancam akan terus melakukan aksi dan akan membawa kasus ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang dan Bupati Subang jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.(Asep apung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *