PATOKBEUSI, SUBANG – Menanggapi pemberitaan dan informasi yang beredar terkait kepindahan salah satu siswa, pihak SMA Negeri 1 Patokbeusi menyampaikan hak jawab dan klarifikasi resmi.
Perwakilan SMA Negeri 1 Patokbeusi menjelaskan bahwa siswa yang bersangkutan selama ini telah mendapatkan perhatian khusus terkait kedisiplinan. Pihak sekolah melalui wali kelas sudah beberapa kali melakukan pemanggilan dan memberikan peringatan secara persuasif dan edukatif.
“Sudah sering kami panggil dan kami peringati oleh wali kelas. Pembinaan sudah kami lakukan sesuai prosedur sekolah,” ujar perwakilan SMA Negeri 1 Patokbeusi dalam keterangan hak jawabnya, Rabu (17/09/2026).
Pihak sekolah menambahkan, keputusan untuk pindah ke sekolah lain merupakan keinginan dari pihak siswa dan keluarga sendiri.
“Anak didiknya sendiri yang menyampaikan ingin pindah ke sekolah lain. Kami hargai keputusan tersebut,” lanjutnya.
Pihak sekolah menyebut kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Menurutnya, peristiwa ini merupakan kejadian yang sangat disayangkan dan memalukan bagi semua pihak.
Sementara itu, terkait kasus kepindahan siswa sebelumnya yang sempat menjadi perhatian, pihak sekolah memastikan kondisi saat ini sudah kondusif.
“Untuk kasus yang dulu, siswa pindah dari SMA Negeri 1 Patokbeusi, saat ini sudah dalam keadaan tenang dan nyaman. Segala urusan atau kejadian sudah bisa ditangani dengan baik bersama pihak keluarga secara kekeluargaan,” tegas perwakilan sekolah.
Dengan adanya hak jawab ini, pihak SMA Negeri 1 Patokbeusi berharap informasi menjadi berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Pihak sekolah tetap berkomitmen untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, dan kualitas pembinaan peserta didik.(Asep apung)





