KARAWANG, JAWA BARAT – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka peresmian Kilang LPG Plant Cilamaya dan peninjauan Program Listrik Desa (Lisdes) serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Kegiatan pertama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan *LPG Plant Cilamaya milik PT Energi Nusantara Perkasa* di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol totem dan penandatanganan prasasti.
Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia mengatakan keberadaan Kilang LPG Plant Cilamaya sangat strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor LPG.
“Kilang ini adalah bukti bahwa kita mampu mengelola energi di dalam negeri. Dengan beroperasinya LPG Plant Cilamaya, kita bisa menekan impor LPG dan menghemat devisa negara. Ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat Karawang,” ujar Bahlil.
Bahlil menjelaskan, kilang tersebut memiliki kapasitas produksi yang signifikan dan akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan LPG di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Ia juga meminta pihak perusahaan untuk memperhatikan aspek keselamatan kerja dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Usai meresmikan kilang, Menteri ESDM melanjutkan kunjungan ke *Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang* untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) dan menyapa warga penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Di Desa Muarabaru, Bahlil berdialog langsung dengan warga penerima manfaat. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program BPBL dan Lisdes, karena sebelumnya belum memiliki akses listrik sendiri dan harus menumpang ke tetangga.
“Program Lisdes dan BPBL ini adalah komitmen pemerintah sesuai arahan Presiden, bahwa tidak boleh ada satu desa pun, satu rumah pun yang gelap gulita. Listrik adalah hak dasar rakyat. Negara harus hadir,” tegas Bahlil di hadapan warga.
Menurut data Kementerian ESDM, Program BPBL tahun 2026 menargetkan ratusan ribu rumah tangga tidak mampu di seluruh Indonesia mendapatkan sambungan listrik gratis. Sementara Program Lisdes terus digenjot untuk melistriki desa-desa yang belum teraliri listrik PLN.
Kunjungan kerja Menteri ESDM di Karawang ini berlangsung aman dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan pekerja kilang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Eselon I Kementerian ESDM, Dirut PT Energi Nusantara Perkasa, Bupati Karawang, dan Forkopimda Kabupaten Karawang.(Asep apung)





