PABUARAN, SUBANG – Warga Kampung Pasung, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di semak-semak perkebunan milik warga, Senin (20/10/2026) pagi.
Mayat tersebut diketahui bernama *Wanta (50)*, warga Kampung Pasung, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran. Korban sehari-hari dikenal sebagai pemilik warung remang remang di wilayah Patokbeusi.
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak pergi ke kebun. Saat itu warga mencium bau tidak sedap dari arah semak-semak dan setelah didekati ternyata ada sesosok mayat tergeletak dengan sepeda motor berada di sampingnya.
Kapolsek Pabuaran membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Subang dan tenaga medis dari Puskesmas Pabuaran langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat di semak kebun warga. Korban bernama Wanta, warga Kampung Pasung Desa Karanghegar,” ujar Kapolsek Pabuaran.
Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal akibat sakit jantung yang dideritanya.
“Dari keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit jantung. Diduga korban terjatuh dari motor saat hendak pulang dan meninggal di lokasi. Diperkirakan mayat sudah berada di semak-semak sekitar 3 hari sehingga tidak terlihat oleh warga karena tertutup semak yang lebat,” tambahnya.
Pihak keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian mengaku ikhlas dan merelakan kepergian korban. Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan.
“Atas permintaan keluarga yang menolak di autopsi dan sudah membuat surat pernyataan, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Kampung Pasung, Desa Karanghegar untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit berat lainnya agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan tidak memaksakan diri.(Asep apung)





