PATOKBEUSI, SUBANG – Dua orang pria diduga menjadi korban pemukulan oleh pengelola sebuah tempat hiburan malam di wilayah Pantura Subang, Kecamatan Patokbeusi, pada Minggu (28/10/2026) dini hari.
Insiden tersebut bermula saat kedua pria tersebut diduga masuk ke dalam kamar dan mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut, namun tidak membayar tagihan sesuai kesepakatan.
Menurut informasi dari warga sekitar, kedua pelaku sempat mencoba melarikan diri setelah selesai menggunakan jasa kamar di lokasi yang diduga menyediakan praktik prostitusi tersebut.
“Diduga mereka habis ngamar dan minum miras tidak bayar. Pas ditagih pengurus, mereka malah mau kabur. Akhirnya kena bogem sama pengurus di lokasi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Keributan sempat terjadi di lokasi sebelum akhirnya kedua pria tersebut berhasil diamankan warga sekitar. Beruntung keributan tidak berlanjut lebih besar setelah warga melerai.
Pihak pengelola tempat tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Sementara kedua pria yang diduga tidak membayar tersebut mengalami luka ringan akibat pemukulan.
Kasus ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang melintas di jalur Pantura. Warga berharap pihak kepolisian segera menertibkan tempat-tempat hiburan yang diduga tidak berizin dan rawan menimbulkan keributan di wilayah tersebut.
Ke dua korban pemukulan dan pelaku pemukulan kini diamankan pihak kepolisian sektor Patokbeusi guna dimintai keterangan.(Asep apung) .





